Semarang Matangkan Persiapan MTQ Nasional, Ulama Diajak Berperan Aktif

0 Komentar


SEMARANG, (Adaharapan.net) - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, melanjutkan agenda silaturahmi dengan mengunjungi sejumlah ulama di Kota Semarang, Rabu, 1 April 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sehari setelah agenda serupa bersama para mantan Wali Kota Semarang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Semarang untuk mempererat hubungan dengan kalangan ulama sekaligus memohon dukungan dalam menyukseskan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke-31 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Rangkaian kunjungan diawali di Pondok Pesantren Assodiqiyah yang diasuh oleh Sodiq Hamzah.

Selanjutnya, rombongan bertolak ke Pondok Pesantren Addainuriyah 2 Sendangguwo di bawah pimpinan Dzikron Abdullah, serta bersilaturahmi ke kediaman Ali Mufiz.

Dalam kesempatan tersebut, Agustina menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih intensif antara pemerintah dan para ulama.

“Kami ingin menjalin silaturahmi yang lebih mendalam dan lebih sering. Ke depan, tidak hanya lurah dan camat yang sowan, tetapi juga perangkat daerah terkait, termasuk dari bidang kesejahteraan rakyat dan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Semarang tengah mempersiapkan diri sebagai tuan rumah MTQ Nasional ke-31.

Menurutnya, peran ulama sangat krusial dalam memberikan arahan agar penyelenggaraan kegiatan berjalan sesuai nilai-nilai keagamaan.

“Sebagai pemerintah, kami sudah berupaya mempersiapkan sebaik mungkin. Namun kami menyadari masih membutuhkan banyak arahan. Karena itu kami nyuwun petunjuk, dukungan, dan nasihat dari para kiai,” katanya.

Agustina mengungkapkan, ajang MTQ Nasional tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 11.000 peserta dan pendamping dari seluruh Indonesia.

Kehadiran ribuan tamu ini dinilai berpotensi mendorong pergerakan ekonomi lokal, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, hingga transportasi.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kesiapan kota tidak hanya diukur dari aspek infrastruktur, tetapi juga dari kenyamanan dan pengalaman para tamu selama berada di Semarang.

“Kami ingin para tamu merasa nyaman dan memiliki kesan baik, sehingga di lain waktu mereka ingin kembali ke Kota Semarang. Untuk itu, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama dan pengelola Masjid Agung Jawa Tengah, menjadi sangat penting,” jelasnya.

Dalam momentum tersebut, Agustina juga menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada masyarakat, khususnya para ulama.

“Masih dalam suasana Lebaran, kami dari jajaran Pemerintah Kota Semarang mengucapkan selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk kita semua dalam melanjutkan pengabdian dengan kinerja yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui rangkaian kunjungan ini, Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmennya dalam membangun kolaborasi yang kuat dengan tokoh agama, sekaligus memastikan kesiapan kota sebagai tuan rumah ajang nasional yang diharapkan membawa dampak positif luas bagi masyarakat.***

Sumber Berita : Humas Pemkot Semarang

0 Komentar