Jalan Arteri Yos Sudarso Dipenuhi Ceceran Tanah, Pemkot Lakukan Penanganan Terpadu
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait ceceran tanah di Jalan Arteri Yos Sudarso, tepatnya di depan akses masuk PT Cipta, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara.
Kondisi tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Penanganan dilakukan atas arahan langsung Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) secara terpadu.
Koordinasi lintas instansi dilakukan pada Senin, 11 Mei 2026, sebelum pelaksanaan penanganan di lapangan dilakukan pada hari berikutnya.
Kecamatan Semarang Utara bersama Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang diterjunkan untuk melakukan pembersihan dan pengamanan di lokasi.
Camat Semarang Utara, Siwi Wahyuningsih, menjelaskan bahwa langkah penanganan dilakukan secara menyeluruh agar jalan kembali aman dilalui masyarakat.
“Atas instruksi Ibu Wali Kota, kami langsung bergerak bersama OPD terkait. Dinas Perhubungan melakukan pengaturan lalu lintas, Dinas PU melakukan pengerukan dan pembersihan ceceran tanah, kemudian dilanjutkan pembilasan dan penyemprotan oleh Dinas Pemadam Kebakaran agar kondisi jalan benar-benar bersih dan aman,” ujarnya.
Menurut Siwi, percepatan penanganan menjadi prioritas mengingat Jalan Arteri Yos Sudarso merupakan jalur dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi.
Selama proses pembersihan berlangsung, petugas juga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan maupun potensi kecelakaan.
Selain penanganan darurat, Pemkot Semarang juga menyiapkan langkah antisipatif untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Dinas Perhubungan berencana memasang rambu peringatan jalan licin dan pita kejut di sekitar lokasi agar pengendara lebih waspada.
Di sisi lain, pemerintah kota turut berkoordinasi dengan pihak PT Cipta untuk membenahi akses keluar-masuk kendaraan angkutan agar material tanah tidak kembali terbawa ke badan jalan.
DPU juga menyiapkan saluran sederhana guna mengurangi genangan air di kawasan tersebut.
“Kami meminta pihak PT Cipta melakukan perawatan akses keluar masuk kendaraan truk agar tidak lagi menimbulkan ceceran tanah di jalan utama. Selain itu juga dibuat saluran agar air yang menggenang dapat langsung mengalir ke drainase di sepanjang Jalan Arteri Yos Sudarso,” lanjut Siwi.
Ia menegaskan, pola kerja cepat dan kolaboratif menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam merespons aduan masyarakat.
“Hari Senin dilakukan koordinasi lintas OPD, dan hari Selasa langsung dilakukan eksekusi di lapangan. Ini bentuk keseriusan Pemkot Semarang dalam memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.
Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Semarang berharap kondisi Jalan Arteri Yos Sudarso kembali aman dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus memperkuat pelayanan publik yang responsif terhadap keluhan masyarakat.***

0 Komentar