Partisipasi 28 Negara, SNC 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Semarang

0 Komentar


SEMARANG, (Adaharapan.net) - Semarang Night Carnival (SNC) 2026 semakin menegaskan eksistensinya sebagai ajang budaya bertaraf internasional. Tahun ini, jumlah peserta mancanegara meningkat signifikan dengan keikutsertaan delegasi dari 28 negara.

Tak hanya itu, SNC 2026 juga mencatat pencapaian penting dengan masuk dalam Kalender Karisma Event Nusantara (KEN) yang dikelola Kementerian Pariwisata.

Status tersebut menjadi indikator pengakuan terhadap kualitas penyelenggaraan sekaligus potensi SNC dalam mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut capaian ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, komunitas kreatif, hingga masyarakat.

“Kepercayaan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan event yang berkualitas dan berdampak luas,” ujarnya.

Menurutnya, meningkatnya partisipasi internasional menjadi momentum strategis untuk memperkuat diplomasi budaya sekaligus memperluas jejaring global Kota Semarang.

Ia menambahkan, SNC tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang kolaborasi yang mampu menggerakkan perekonomian lokal, termasuk sektor UMKM dan pariwisata.

Selama ini, SNC dikenal melalui parade kostum kreatif yang memadukan unsur kearifan lokal dengan sentuhan modern.

Dengan dukungan sebagai bagian dari KEN, penyelenggaraan tahun ini diharapkan semakin profesional dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Pawai SNC 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, mulai pukul 18.30 WIB.

Rute karnaval akan dimulai dari Balai Kota Semarang di Jalan Pemuda, melintasi kawasan Tugu Muda dan Jalan Pandanaran, hingga berakhir di Lapangan Pancasila Simpang Lima.

Mengusung tema “Miracle of Recycle”, karnaval ini diharapkan menjadi daya tarik utama sekaligus sarana promosi kota di tingkat global.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang pun mengajak masyarakat untuk turut menyaksikan kemeriahan acara tersebut di sepanjang jalur yang dilalui peserta.

Melalui gelaran ini, Semarang kembali menegaskan posisinya sebagai kota yang tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga mampu mengemasnya menjadi kekuatan diplomasi yang memperkenalkan Indonesia ke dunia internasional.***

0 Komentar