Tim PkM USM Berdayakan Masyarakat Desa Plalangan dalam Mengelola Sampah Rumah Tangga
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi pilah sampah di Bank Sampah “Mulya Sejahtera”, Desa Plalangan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, pada 10 Mei 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Tim PkM USM, Mudjiastuti Handajani, bersama anggota tim yakni Istianah, Diah Setyati Budiningrum, dan Hani Purwanti.
Dalam pelaksanaannya, tim PkM USM juga berkolaborasi dengan dosen Universitas Malaya, Erialdi Bin Syahrial, serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Safrinal Sofaniadi.
Kegiatan turut melibatkan mahasiswa Teknik Sipil USM, Muhammad Khoirul Huda dan Arien Zahra Salsabila.
Acara tersebut dihadiri Ketua Bank Sampah “Mulya Sejahtera”, Sri Mulyani, serta Kepala Desa Plalangan, Prasetya Utomo.
Menurut Mudjiastuti, kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Selain itu, kegiatan juga bertujuan memanfaatkan potensi lingkungan sekitar guna mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan di Desa Plalangan.
“Dengan memilah antara sampah organik, anorganik, sampah B3, dan residu, serta menyalurkannya ke tempat pengelolaan yang tepat, kita turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan kota dan mewujudkan Semarang bersih,” ujarnya.
Mudjiastuti menambahkan, kebiasaan masyarakat yang masih mencampur sampah organik dan anorganik menyebabkan potensi daur ulang dan pemanfaatan sampah belum berjalan optimal.
Menurutnya, penerapan teknologi sederhana berbasis masyarakat, seperti sistem pilah sampah, dapat menjadi solusi nyata untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam membedakan jenis sampah sejak dari rumah tangga.
“Kami berharap melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, warga Desa Plalangan Gunungpati Kota Semarang tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan nyata dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri,” pungkasnya.***(bgy)

0 Komentar