Tim PkM USM Beri Pelatihan Pengembangan Ide Bisnis dan Business Model Canvas di SMK Negeri 1 Bawen

0 Komentar


SEMARANG, (Adaharapan.net) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Semarang menggelar pelatihan pengembangan ide bisnis dan Business Model Canvas (BMC) bagi siswa SMK Negeri 1 Bawen, baru-baru ini.

Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan semangat kewirausahaan di kalangan siswa, khususnya peserta didik konsentrasi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH).

Tim PkM USM dipimpin Asah Wiari Sidiq, S.E., M.M. dengan anggota Ahmad Sahri Romadon, S.E., M.Ak., Citra Rizkiana, S.E., M.M., dan Yeremia Wijayanto, S.T., M.M.. Kegiatan tersebut juga melibatkan dua mahasiswa, yakni Dea Putri Lorenza dan Della Ayu Puspita.

Kepala SMKN 1 Bawen, Dr. Farida Fahmalatif, S.Pd., M.Pd. menyampaikan apresiasi kepada Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi USM atas pelatihan yang diberikan kepada siswa.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan pengetahuan siswa, khususnya dalam memahami cara menyusun ide bisnis yang kreatif, inovatif, dan terstruktur.

“Kegiatan pelatihan ini juga mampu meningkatkan semangat kewirausahaan siswa serta memberikan pengalaman pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Program Studi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Bawen, Susila Wardani, S.P.Gr..

Ia menilai kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kreativitas siswa dalam menyusun ide bisnis inovatif.

Selain itu, pelatihan juga dinilai mampu memotivasi siswa untuk lebih memahami dunia kewirausahaan sejak dini.

“Kami berharap kerja sama antara SMK Negeri 1 Bawen dan Fakultas Ekonomi Universitas Semarang dapat terus ditingkatkan melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat di masa mendatang,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim PkM USM, Asah Wiari Sidiq, S.E., M.M. mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menghasilkan ide bisnis yang inovatif dan berdampak, sekaligus membekali mereka dengan keterampilan menyusun Business Model Canvas secara lengkap dan sistematis.

Selama pelatihan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi materi dan praktik penyusunan BMC.

Peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, hingga mempresentasikan ide bisnis kreatif yang mereka kembangkan secara berkelompok.

“Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pemahaman mengenai pengembangan ide bisnis, kewirausahaan, dan pentingnya perencanaan model bisnis yang inovatif. Kami berharap pelatihan ini mampu menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif, dan semangat berwirausaha di kalangan siswa SMK Negeri 1 Bawen,” tuturnya.***(bgy)

0 Komentar