0 Komentar


SEMARANG,(Adaharapan.net) - Sebanyak 12 siswa kelas XI Jurusan Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP) SMK Negeri 3 Semarang mengikuti kegiatan outing class di Laboratorium Bahan Bangunan dan Struktur Program Studi Teknik Sipil Universitas Semarang (USM), Jumat, 29 Mei 2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai dunia teknik sipil sekaligus memperluas wawasan mereka tentang pendidikan tinggi.

Rombongan siswa disambut Ketua Program Studi Teknik Sipil USM, Dr. Dhamang Budi Cahyono, S.T., M.T. Dalam sambutannya, Dhamang mendorong para siswa untuk terus menumbuhkan rasa ingin tahu sebagai modal utama dalam proses belajar.

Menurutnya, semangat belajar yang tinggi akan menjadi jembatan bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan dari jenjang SMK hingga perguruan tinggi, termasuk di Universitas Semarang.

Guru pendamping SMK Negeri 3 Semarang, Kukuh Cahya Adi Putra, S.T., mengatakan kegiatan tersebut sejalan dengan visi sekolah dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.

"Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi titik awal bagi para siswa untuk mulai mempertimbangkan studi lanjut di bidang teknik sipil," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan oleh civitas akademika Program Studi Teknik Sipil USM.

"Ke depan, kegiatan serupa dapat terus berlanjut sebagai wujud nyata sinergi antara sekolah menengah kejuruan dan perguruan tinggi dalam mempersiapkan generasi penerus yang kompeten di bidang konstruksi," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, dosen Teknik Sipil USM, Muhammad Latif, S.T., M.T., menyampaikan materi mengenai teknologi beton. Materi disajikan secara sistematis dan mudah dipahami oleh para siswa.

Latif menjelaskan berbagai aspek penting dalam teknologi beton, mulai dari pengujian material, perencanaan campuran beton (mix design), pentingnya proses perawatan beton (curing) terhadap kekuatan akhir, hingga metode pengujian beton beserta perhitungannya.

Materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kompetensi siswa Jurusan TKP sehingga mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi uji tekan beton yang dipandu laboran Laboratorium Bahan Bangunan dan Struktur USM, Aimmatul Husna, S.T.

Dalam sesi praktik tersebut, Aimmatul Husna menjelaskan prosedur pengujian menggunakan compression machine, mulai dari penimbangan sampel, pengecekan dimensi benda uji, hingga proses pembebanan dan pembacaan nilai kuat tekan beton yang dihasilkan.

Para siswa terlihat antusias menyaksikan proses pengujian secara langsung dan aktif mengajukan pertanyaan selama demonstrasi berlangsung.

Selain memberikan pengalaman praktis, kunjungan ini juga menjadi sarana pengenalan bagi siswa terhadap dunia perkuliahan di Program Studi Teknik Sipil USM.

Dengan dukungan fasilitas laboratorium yang lengkap, tenaga pengajar yang kompeten, serta kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan industri konstruksi, Program Studi Teknik Sipil USM diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan bagi lulusan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang konstruksi dan struktur bangunan.

Kegiatan outing class ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama antara siswa, guru pendamping, serta civitas akademika Program Studi Teknik Sipil USM.***(bgy)