Jawa Tengah Jadi Pusat Pembinaan Voli Nasional, Liga Tunas Jadi Ajang Unjuk Kemampuan Atlet Muda
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Wakil Wali Kota Semarang yang juga Ketua Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Semarang, Iswar Aminuddin menilai Jawa Tengah kini menjadi salah satu pusat perkembangan dan pembinaan olahraga bola voli nasional.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi atlet-atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan menembus level kompetisi yang lebih tinggi.
Hal itu disampaikan Wali Wali Kota Semarang yang akrab disapa Iswar saat membuka Kejuaraan Bola Voli Antar Klub Liga Tunas Putaran I Tahun 2026 se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di GOR PBV Vokan Semarang, Sabtu, 1e Juni 2026.
Menurut Iswar, geliat olahraga bola voli di Indonesia terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Bahkan, Jawa Tengah saat ini menjadi tuan rumah berbagai kegiatan dan kompetisi bola voli yang berperan penting dalam pembinaan atlet.
"Hari ini kita bisa melihat bahwa semangat perbola-volian di Indonesia semakin memperlihatkan kiprahnya. Jawa Tengah menjadi pusat kegiatan-kegiatan perbola-volian di Indonesia," ujarnya.
Kejuaraan Liga Tunas Putaran I Tahun 2026 diikuti oleh kelompok usia 15 tahun dan 17 tahun dengan total 16 tim, terdiri atas delapan tim putra dan delapan tim putri yang berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan DIY.
Iswar mengatakan, ajang kompetisi seperti Liga Tunas memiliki peran strategis dalam proses pembinaan atlet usia muda.
Selain menjadi wadah untuk mengukur kemampuan hasil latihan, kompetisi juga memberikan kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan potensi dan kemampuan terbaik mereka.
Ia menilai peluang untuk berkarier dan berkembang melalui olahraga kini semakin terbuka.
Oleh karena itu, para atlet muda diharapkan mampu memanfaatkan setiap kompetisi sebagai sarana belajar, meningkatkan kemampuan, sekaligus menambah pengalaman bertanding.
Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga kekompakan dan kerja sama antarpemain yang dibangun melalui proses latihan yang berkelanjutan.
"Hari ini pondasi latihan yang sudah dilakukan diuji, terutama dalam hal kekompakan tim. Karena ketika berbicara tentang tim, maka yang dibutuhkan adalah kolaborasi dan kerja sama," katanya.
Lebih lanjut, Iswar mengingatkan para peserta agar tidak memandang olahraga hanya sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang.
Ia menegaskan bahwa olahraga merupakan sarana penting untuk membentuk fisik yang sehat, mental yang kuat, serta karakter yang tangguh dalam menghadapi tantangan di masa depan.
"Olahraga, terutama bola voli, jangan dianggap hanya sebagai kegiatan mengisi waktu luang. Pastikan mengikuti kompetisi untuk meningkatkan kemampuan fisik maupun mental," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Iswar juga berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Ia optimistis kejuaraan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
"Selamat bertanding, jaga kesehatan, jaga sportivitas, dan harumkan nama klub serta daerah masing-masing," pungkasnya.***

0 Komentar