DPU Kota Semarang Percepat Penanganan Jalan Kalipancur, Perbaikan Disesuaikan Tingkat Kerusakan
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mempercepat penanganan kerusakan di Jalan Kalipancur dan Jalan Abdulrahman Saleh, Kecamatan Ngaliyan.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang ramai disampaikan melalui media sosial terkait kondisi kedua ruas jalan tersebut.
Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, Sabtu (18/7), mengatakan penanganan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan yang ditemukan di lapangan agar hasil perbaikan lebih optimal dan memiliki daya tahan lebih baik.
Menurutnya, sebagian ruas Jalan Candi Penataran Raya, Kalipancur, telah selesai diperbaiki dan dilakukan pengaspalan.
Sementara itu, titik-titik dengan tingkat kerusakan lebih berat akan ditangani melalui penguatan struktur jalan sebelum dilakukan pengaspalan, sehingga mampu menahan beban kendaraan bertonase besar yang kerap melintas.
"Berdasarkan hasil evaluasi teknis, penanganan kami sesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan," ujar Suwarto.
"Untuk kerusakan ringan dilakukan penutupan lubang atau patching, sedangkan kerusakan sedang hingga berat ditangani melalui perbaikan perkerasan maupun rekonstruksi struktur jalan. Seluruh pekerjaan dilaksanakan berdasarkan hasil survei lapangan," imbuhnya.
Ia menjelaskan, hasil evaluasi menunjukkan kerusakan di Jalan Kalipancur dan Jalan Abdulrahman Saleh dipengaruhi tingginya intensitas kendaraan angkutan material yang melintasi kedua ruas tersebut sebagai akses menuju dan dari kawasan galian di wilayah Kalipancur.
Karena itu, metode penanganan disesuaikan dengan kondisi masing-masing titik kerusakan.
Dalam waktu dekat, DPU juga akan melakukan pekerjaan patching di Jalan Abdulrahman Saleh, tepatnya di depan SMP H. Isriati.
Sementara pada sejumlah titik di Jalan Kalipancur yang mengalami kerusakan berat, penanganan dilakukan melalui penggalian badan jalan, pemasangan cerucuk bambu, pengisian material lapis pondasi agregat (LPA), kemudian dilanjutkan dengan pengaspalan untuk memperkuat struktur jalan.
Selain mempercepat perbaikan fisik, Pemerintah Kota Semarang juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam pengawasan kendaraan angkutan material yang melintasi ruas tersebut.
Upaya itu dilakukan agar penanganan tidak hanya berfokus pada perbaikan jalan, tetapi juga menyasar faktor penyebab kerusakan.
Suwarto mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif melaporkan kondisi jalan rusak.
Menurutnya, informasi dari warga sangat membantu pemerintah dalam mempercepat identifikasi kerusakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur.
"Kami mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyampaikan informasi kondisi jalan. Masukan tersebut sangat membantu percepatan identifikasi kerusakan sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terukur," katanya.
DPU Kota Semarang memastikan perbaikan akan terus dilanjutkan pada titik-titik yang masih mengalami kerusakan berdasarkan hasil survei teknis.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan.***

0 Komentar