Expo KKN USM 2026, Mahasiswa KKN PPM USM Kelurahan Kudu Raih Penghargaan Kostum Terbaik
SEMARANG, (Adaharapan.net) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) XXVIII Universitas Semarang (USM) yang bertugas di Kelurahan Kudu, Kecamatan Genuk, berhasil meraih penghargaan Kostum Terbaik se-Kecamatan Genuk dalam ajang Expo KKN PPM XXVIII Universitas Semarang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USM tersebut berlangsung di Auditorium Ir. Widjadmoko, Universitas Semarang, pada 22 Juli 2026.
Prestasi tersebut diraih berkat kreativitas tim KKN Kelurahan Kudu yang terdiri atas 24 mahasiswa di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nisa Novia Avien Christy, S.E., M.M., Ph.D.
Ketua Kelompok KKN PPM USM Kelurahan Kudu, Vikria Nur Salsabila, menjelaskan bahwa pada pelaksanaan expo, setiap kelompok memperoleh tema berdasarkan nama provinsi.
Kelompok KKN Kelurahan Kudu mendapat tema Provinsi Jawa Timur.
"Kami mengusung konsep budaya Jawa Timur dengan menghias stan menggunakan berbagai unsur khas daerah tersebut, mulai dari batik, kesenian, kuliner hingga ornamen budaya yang mampu menarik perhatian pengunjung," ujarnya.
Dalam parade expo, dua mahasiswa, yakni Vikria dan Rosyid, tampil sebagai ikon budaya Jawa Timur dengan mengenakan kostum Warok Ponorogo.
Keduanya juga memperkenalkan produk unggulan kelompok berupa Alarm Peringatan Dini Banjir, sebuah inovasi yang dirancang sebagai solusi mitigasi bencana bagi masyarakat Kelurahan Kudu.
Produk tersebut dipresentasikan di hadapan dewan juri sekaligus dipamerkan kepada para pengunjung sebagai salah satu hasil implementasi program pengabdian masyarakat selama pelaksanaan KKN.
Selain inovasi tersebut, stan KKN Kelurahan Kudu juga menampilkan berbagai luaran program kerja hasil kolaborasi 24 mahasiswa, antara lain Hak Kekayaan Intelektual (HKI) peta, tiga peta tematik, larvasida, eco enzyme, biopori, pengolahan kompos, modul edukasi, buku, miniatur, hingga poster yang telah diterapkan di wilayah sasaran.
Tak hanya menyajikan hasil program kerja, tim KKN juga memperkenalkan kuliner khas Kelurahan Kudu, Ndas Maling, yang mendapat perhatian dan apresiasi dari para pengunjung maupun dewan juri.
Pada Expo KKN PPM XXVIII USM tahun ini, panitia memberikan penghargaan dalam tiga kategori, yaitu Stand Terbaik, Program Kerja Terbaik, dan Kostum Terbaik.
Vikria mengatakan, keberhasilan meraih penghargaan Kostum Terbaik tidak lepas dari upaya tim memadukan kekayaan budaya Jawa Timur melalui kostum Warok Ponorogo dengan penyajian inovasi program kerja yang edukatif.
"Berkat kreativitas tersebut, kami berhasil meraih Penghargaan Kostum Terbaik se-Kecamatan Genuk," katanya.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa pelaksanaan KKN tidak hanya berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan mengemas hasil pengabdian agar lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.
"Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat, inovatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat," pungkasnya.***(bgy)

0 Komentar