PWK USM Jalin Kerja Sama dengan Lima Konsultan Perencana di Jawa Tengah
SEMARANG (Adaharapan.net) – Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Universitas Semarang (USM) memperkuat sinergi dengan dunia profesional melalui penandatanganan kerja sama bersama lima perusahaan konsultan perencana di Jawa Tengah.
Kemitraan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus meningkatkan kompetensi lulusan agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di kantor CV Geopaksi Karya Konsultan pada Jumat, 19 Juni 2026.
Lima perusahaan yang terlibat dalam kolaborasi tersebut yakni CV Cakraloka Engineering, CV Geopaksi Karya Konsultan, CV Pandhega Geokarya, CV Sentrautama Consulindo, dan PT Pambagyo Inti Survey.
Melalui kerja sama itu, kedua belah pihak sepakat mengembangkan berbagai program yang mendukung pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Program tersebut meliputi penyelenggaraan kuliah umum dengan menghadirkan praktisi konsultan, program magang mahasiswa, penelitian dan publikasi ilmiah bersama, hingga kegiatan edukasi tata ruang bagi masyarakat.
Direktur CV Geopaksi Karya Konsultan, Prayogi, S.T., M.Si., mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan perusahaan konsultan menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan akademik dengan praktik profesional di lapangan.
"Melalui kerja sama ini kami berharap dapat berkontribusi dalam mencetak lulusan PWK yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memahami dinamika pekerjaan konsultan sejak masih menjadi mahasiswa. Sinergi ini juga membuka peluang kolaborasi dalam penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi PWK USM, Dr. Agus Sarwo Edy Sudrajat, S.T., M.T., menegaskan bahwa kemitraan tersebut merupakan komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.
Menurutnya, profesi konsultan merupakan salah satu bidang pekerjaan utama bagi lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota.
Karena itu, kerja sama dengan perusahaan konsultan dinilai penting untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sekaligus memperluas jejaring profesional mereka.
"Profesi konsultan merupakan salah satu bidang pekerjaan utama bagi lulusan Perencanaan Wilayah dan Kota. Oleh karena itu, kemitraan dengan perusahaan konsultan menjadi sangat penting agar mahasiswa memperoleh pengalaman nyata, memperluas jejaring profesional, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri," katanya.
Selain mendukung proses pembelajaran, perusahaan-perusahaan konsultan tersebut juga akan berpartisipasi dalam Plano Exhibition yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) PWK USM.
Dalam pameran tersebut, para konsultan akan memperkenalkan berbagai karya, produk, serta layanan jasa konsultansi kepada mahasiswa.
Kegiatan itu diharapkan menjadi media pembelajaran yang memberikan gambaran nyata mengenai profesi konsultan perencana.
Dr. Agus berharap kolaborasi yang terjalin dapat berlangsung secara berkelanjutan sehingga mampu melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan wilayah dan kota di Indonesia.
"Kami berharap, melalui kerja sama ini, terbangun sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan dunia profesional sehingga mampu menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan wilayah dan kota di Indonesia," tuturnya.
Sebagai penutup rangkaian kerja sama, Prodi PWK USM akan menggelar Seminar Nasional bertajuk "Kota Tangguh dan Layak Huni" pada 28 Juli 2026.
Seminar tersebut diharapkan menjadi forum akademik dan profesional yang mempertemukan perguruan tinggi, praktisi, pemerintah, serta masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berdaya saing.***(bgy)

0 Komentar