Wali Kota Agustina Antar Kota Semarang Raih PAPTI Award 2026, Tegaskan Komitmen Keselamatan dan Penguatan PAD
SEMARANG (Adaharapan.net) – Kota Semarang kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Kota Terandal dalam ajang PAPTI Award 2026. Penghargaan tersebut diterima pada malam penganugerahan pemerintah daerah terbaik yang diselenggarakan Perkumpulan Ahli Pengkaji Teknis Indonesia (PAPTI) di Paragon PO Hotel Semarang, Selasa, (14/7).
Penghargaan tersebut diraih Kota Semarang setelah dinilai unggul dibandingkan sejumlah daerah lain yang masuk nominasi, yakni Kota Malang, Kota Tangerang, dan Kabupaten Jember.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Semarang sekaligus menyambut kehadiran peserta PAPTI Award 2026 dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, penyelenggaraan ajang nasional tersebut tidak hanya menjadi kehormatan bagi Kota Semarang sebagai tuan rumah, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang aman, tertib, dan berkualitas.
"Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Pemerintah Kota Semarang menjadi tuan rumah Welcome Dinner PAPTI Award Tahun 2026. Selamat datang kepada seluruh peserta dari berbagai daerah. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi energi positif sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia yang semakin aman, tertib, dan berkualitas," ujar Agustina.
Selain menjadi ajang penghargaan, Agustina menilai kegiatan yang dihadiri ratusan ahli konstruksi dari berbagai daerah itu juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Pemerintah Kota Semarang, kata dia, terus mengembangkan sektor perdagangan dan jasa dengan memperkuat industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sebagai salah satu penggerak ekonomi.
Melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional, tingkat hunian hotel, sektor kuliner, hingga berbagai usaha masyarakat diharapkan ikut meningkat.
Dampaknya, penerimaan daerah dari sektor pajak hotel dan restoran juga akan bertambah sehingga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan.
"Kami sebagai kota perdagangan dan jasa sangat berharap acara-acara seperti ini memberikan dampak kepada warga Kota Semarang melalui pendapatan asli daerah dari pajak hotel dan restoran. Pendapatan itulah yang nantinya dapat digunakan untuk membangun Kota Semarang," katanya.
Di sisi lain, Agustina menegaskan bahwa Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat upaya penanganan berbagai tantangan geografis, seperti banjir, rob, dan dampak perubahan iklim yang kerap terjadi di kawasan pesisir.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pengendalian banjir dilakukan secara terpadu sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus menciptakan tata kelola bangunan yang lebih baik.
Ia menambahkan, penghargaan Kota Terandal menjadi bukti bahwa komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam meningkatkan standar keselamatan bangunan dan kelaikan fungsi gedung terus berjalan dengan baik.
"Keberadaan para ahli pengkaji teknis bukan hanya sekadar memenuhi persyaratan administratif, melainkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola bangunan gedung yang profesional, akuntabel, dan tentu saja yang paling utama adalah keselamatan masyarakat," tegasnya.
Penghargaan Kota Terandal pada PAPTI Award 2026 semakin memperkuat posisi Kota Semarang sebagai daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan ekonomi, tetapi juga mengedepankan aspek keselamatan, kualitas infrastruktur, dan tata kelola bangunan yang berkelanjutan.***

0 Komentar