Wali Kota Semarang Gandeng Warisan Cinta Community Bantu 100 Ojol Perempuan
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Sebanyak 100 pengemudi ojek online (ojol) perempuan di Kota Semarang menerima bantuan sembako dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan sosial yang digelar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Warisan Cinta Community di Gedung Oudetrap, Kawasan Kota Lama Semarang, Sabtu (15/8).
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Momentum itu sekaligus menjadi penanda peluncuran resmi Warisan Cinta Community, sebuah komunitas yang menghimpun para pengusaha perempuan serta istri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang.
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu mengatakan bahwa kehadiran Warisan Cinta Community diharapkan dapat menjadi wadah untuk menggerakkan lebih banyak pihak agar bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut menjawab berbagai persoalan sosial di Kota Semarang.
“Kita sedang berusaha membangun sebuah komunitas untuk menggerakkan banyak orang melakukan sesuatu bagi Kota Semarang. Itulah niat dari Warisan Cinta Community," kata Agustina.
"Kita akan terus bergerak, terus berupaya menyelesaikan berbagai harapan dengan rembuk bersama dan dalam kesederhanaan,” imbuhnya.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun kepedulian sosial.
Karena itu, Pemkot Semarang terbuka terhadap berbagai bentuk sinergi yang dapat memberikan dampak nyata bagi warga.
Kegiatan sosial tersebut turut mendapat dukungan dari RS Telogorejo dan CIMB. Dukungan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat perhatian terhadap kelompok pekerja rentan, termasuk para pengemudi ojol perempuan yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sejalan dengan hal tersebut, Pemkot Semarang juga terus memperluas cakupan perlindungan sosial melalui Universal Health Coverage (UHC), BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Agustina mengapresiasi keterlibatan dunia usaha dan berbagai elemen masyarakat yang ikut bergandengan tangan dalam memperkuat jaminan kesehatan dan perlindungan bagi pekerja di Kota Semarang.
“Kesehatan dan perlindungan pekerja menjadi perhatian penting kami. Hingga April 2026, premi telah dibayarkan bagi 9.000 pekerja rentan. Melalui Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan, sebanyak 4.153 ASN juga turut terlibat membantu 8.879 pekerja rentan lainnya,” jelasnya.
Agustina menilai, kepedulian terhadap pekerja rentan tidak cukup hanya dilakukan melalui program pemerintah.
Peran masyarakat dan dunia usaha juga diperlukan agar perlindungan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak kelompok yang membutuhkan.
Karena itu, di luar kegiatan pemberian bantuan kepada pengemudi ojol perempuan, Agustina turut mengajak Warisan Cinta Community untuk melihat persoalan ketenagakerjaan yang berkembang di Kota Semarang.
Salah satunya terkait dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialami ratusan pekerja pabrik.
Menurut Agustina, persoalan tersebut tidak hanya berdampak kepada pekerja, tetapi juga terhadap keberlangsungan kehidupan keluarga mereka.
“Saya berharap kehadiran komunitas ini dapat menjadi salah satu ruang untuk bersama-sama memikirkan isu ketenagakerjaan kita, termasuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak PHK agar dampaknya bisa kita ringankan bersama,” tuturnya.
Ia menegaskan, semangat gotong royong perlu terus dirawat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Menurut Agustina, kolaborasi antara Pemkot Semarang dengan Warisan Cinta Community diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosial seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Gotong royong ini harus terus kita jaga. Dengan semangat kebersamaan ini, Warisan Cinta Community dan Pemerintah Kota Semarang dapat terus berbuat lebih banyak untuk masyarakat,” pungkasnya.
Melalui peluncuran Warisan Cinta Community tersebut, Pemkot Semarang berharap semakin banyak elemen masyarakat yang tergerak untuk berkontribusi.
Bantuan kepada 100 ojol perempuan pun menjadi salah satu bentuk kepedulian bersama terhadap kelompok pekerja yang sehari-hari menjadi bagian dari denyut aktivitas masyarakat Kota Semarang.***

0 Komentar