Dump Truk Tabrak Pohon di Banyumanik Semarang, Sopir Terjepit di Kabin
SEMARANG, (Adaharapan.net) – Suasana lalu lintas di kawasan Banyumanik, Kota Semarang, sempat diwarnai kepanikan setelah sebuah dump truk bermuatan tanah mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak pohon.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, tepatnya di sekitar lampu lalu lintas Terminal Banyumanik.
Sopir dump truk, Asep Sumantri (31), warga Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, dilaporkan terjepit di dalam kabin kendaraan.
Beruntung, insiden yang terjadi saat arus lalu lintas cukup padat tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun, korban mengalami cedera dan membutuhkan proses evakuasi khusus karena bagian kakinya terjepit kabin truk.
Kepala Kantor SAR Semarang, Kamal Riswandi mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut sekitar pukul 17.40 WIB.
"Kami dapat laporan bahwa pukul 17.40 WIB telah terjadi kecelakaan tunggal sebuah dump truk menabrak pohon dan posisi sopir terjepit. Kami langsung mengirimkan satu tim rescue dari Kantor SAR Semarang," ujar Kamal.
Mendapat laporan tersebut, tim SAR gabungan kemudian bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 18.20 WIB dan langsung melakukan upaya evakuasi terhadap korban.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Petugas rescue menggunakan peralatan ekstrikasi untuk melepaskan bagian kaki korban yang terjepit di dalam kabin kendaraan.
Setelah berhasil dikeluarkan dari kabin, korban kemudian mendapatkan penanganan awal sebelum akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina Banyumanik untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Menurut Kamal, kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat adanya masalah pada sistem pengereman kendaraan. Meski mengalami cedera, korban disebut tidak mengalami luka terbuka pada bagian kaki.
"Korban mengalami cedera dalam, tidak ada cedera terbuka pada kaki. Saat ini korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Banyumanik untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.
Kamal menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi. Koordinasi dan respons cepat petugas membuat korban dapat segera dikeluarkan dari kabin kendaraan.
"Terima kasih atas kerja sama tim SAR gabungan sehingga korban lekas terevakuasi dan dalam keadaan tidak mengalami cedera yang berat," pungkasnya.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian tersendiri karena terjadi di salah satu ruas jalan yang cukup ramai.
Beruntung, insiden hanya melibatkan satu kendaraan dan tidak menimbulkan korban lain maupun korban jiwa.***

0 Komentar