Kebakaran Gudang Bank Sampah Kemijen Bahagia Semarang, Lima Mobil Damkar Dikerahkan
SEMARANG, (Adaharapan.net) - Kepulan asap tebal dan kobaran api mengagetkan warga di sekitar kawasan Rumah Pompa Kali Banger, Kota Semarang, Senin (31/8/2026) siang. Kebakaran terjadi di bagian belakang gedung Bank Sampah Kemijen Bahagia (BSKB) sekitar pukul 14.25 WIB.
Bangunan tersebut selama ini digunakan sebagai gudang penyimpanan dan tempat pengolahan sampah, sekaligus lokasi pembuatan Rumah Pentasol.
Di dalamnya terdapat berbagai material yang mudah terbakar, seperti sampah plastik, kardus, serta sejumlah kayu.
Kondisi cuaca yang panas dan kering, ditambah tiupan angin cukup kencang, membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke bagian belakang bangunan.
Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku melihat adanya dugaan seseorang membuang puntung rokok di sekitar area tersebut.
Namun, informasi itu masih sebatas dugaan dan belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Aparat terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api.
Koordinator Rumah Bank Sampah Kemijen Bahagia Semarang, Suparjo mengatakan saat kebakaran terjadi tidak sedang berlangsung aktivitas pengelolaan sampah.
Kegiatan pengelolaan biasanya dilakukan pada hari Selasa hingga Kamis.
“Kebetulan saat kejadian tidak ada kegiatan pengelolaan sampah. Ada dua warga yang masih beraktivitas di sekitar lokasi. Setelah melihat bagian belakang gedung terbakar, mereka langsung keluar karena panik dan kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar Suparjo.
Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berusaha melakukan pemadaman secara mandiri dengan peralatan seadanya.
Lokasi yang berada tepat di dekat aliran sungai membuat warga dapat memanfaatkan air untuk membantu memadamkan kobaran api.
Namun, api dengan cepat membesar dan menghanguskan bagian belakang gedung. Material sampah yang mudah terbakar serta kondisi angin yang cukup kencang membuat api sulit dikendalikan.
Petugas pemadam kebakaran Kota Semarang kemudian tiba di lokasi dan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran untuk menangani kobaran api. Petugas dibantu relawan dan warga sekitar berjibaku melakukan pemadaman.
Lima unit armada yang dikerahkan antara lain unit 29, 40, 31, 37, serta URC. Berkat kesigapan petugas dan dukungan warga serta relawan, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB.
Plt Lurah Kemijen, Agung Riyanto, mengatakan kebakaran hanya melanda bagian belakang gedung Bank Sampah Kemijen Bahagia.
Pihaknya bersyukur api tidak merembet ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.
“Yang terbakar bagian belakang gedung Bank Sampah Kemijen Bahagia. Di dalamnya memang terdapat banyak material yang mudah terbakar. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak sampai merembet ke rumah warga,” kata Agung.
Menurut Agung, penanganan dilakukan secara cepat setelah warga melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Pemerintah kelurahan bersama unsur kewilayahan juga melakukan koordinasi untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman.
“Untuk penyebabnya masih dalam pendalaman. Informasi mengenai dugaan puntung rokok tentu perlu dibuktikan lebih lanjut. Aparat terkait nantinya dapat melakukan pengecekan di sekitar lokasi, termasuk melihat rekaman CCTV apabila tersedia,” jelasnya.
Agung menambahkan, proses pemeriksaan juga akan melibatkan unsur kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparat terkait lainnya.
Sementara itu, Suparjo menyebut kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.
Kerugian tersebut mencakup bangunan serta berbagai material hasil pengolahan sampah yang berada di dalam gudang.
“Ada hasil pengolahan sampah yang sudah siap dijual dan ada juga bahan yang masih dalam proses. Kalau ditaksir, kerugiannya kurang lebih Rp20 juta,” ungkapnya.
Meski bagian belakang gedung mengalami kerusakan akibat kebakaran, aktivitas Bank Sampah Kemijen Bahagia tetap dapat dilanjutkan pada bagian bangunan yang tidak terdampak.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan kering.
Sumber api kecil seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan dapat berisiko memicu kebakaran apabila berada di dekat rerumputan kering maupun material yang mudah terbakar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman oleh pihak terkait.***

0 Komentar