MTQ Nasional XXXI di Semarang Berakhir Meriah, Wali Kota Sampaikan Terima Kasih
SEMARANG, (Adaharapan.net) – Gemuruh rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang akhirnya sampai di penghujung acara.
Selama lebih dari sepekan, Kota Semarang tak hanya menjadi arena perlombaan seni baca Al-Qur'an, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dengan ribuan kafilah dari berbagai penjuru Indonesia.
Rangkaian MTQ Nasional XXXI resmi berakhir pada Sabtu (19/9/2026) malam. Suasana meriah sekaligus penuh kebersamaan mewarnai penutupan perhelatan nasional tersebut.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh rangkaian kegiatan sejak 11 September 2026 dapat berlangsung dengan lancar.
"Alhamdulillah, MTQ Nasional XXXI yang kita laksanakan sejak 11 September lalu berjalan lancar, meriah, dan membanggakan. Terima kasih mendalam untuk seluruh pihak yang bahu-membahu menyukseskan perhelatan besar ini," ujar Agustina di Semarang, Minggu (20/9/2026).
Menurut Agustina, kemeriahan MTQ tidak hanya lahir dari berbagai agenda yang digelar, tetapi juga dari sambutan hangat masyarakat Kota Semarang kepada para kafilah dan tamu yang datang dari berbagai daerah.
Keramahan warga, menurutnya, menjadi salah satu bagian penting yang membuat penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI meninggalkan kesan tersendiri.
Apresiasi juga diberikan kepada panitia, aparat keamanan, relawan, komunitas, serta seluruh pihak yang bekerja di balik layar untuk memastikan berbagai agenda berjalan aman dan lancar hingga malam penutupan.
Salah satu momen yang turut menjadi bagian dari kemeriahan MTQ adalah pemecahan rekor MURI melalui kegiatan menyanyikan Mars MTQ secara serentak.
Sebanyak 288.219 peserta terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari kalangan siswa, guru, pengajar hingga aparatur sipil negara (ASN).
"Terima kasih secara khusus kepada para siswa dan siswi, para guru dan pengajar, serta seluruh ASN yang ikut menyukseskan kegiatan menyanyikan Mars MTQ. Partisipasi kalian menjadi bagian dari kemeriahan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang," kata Agustina.
Lebih dari sekadar perlombaan, rangkaian MTQ Nasional XXXI juga menghadirkan berbagai kegiatan pendamping yang mempertemukan masyarakat dengan para kafilah.
Pertemuan itu membuat suasana MTQ terasa lebih dekat. Warga tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menjadi bagian dari perjalanan para peserta selama berada di Kota Semarang.
Agustina berharap kehangatan tersebut menjadi kenangan baik yang dibawa para kafilah ketika kembali ke daerah masing-masing.
"Semoga seluruh kafilah dan tamu yang datang ke Kota Semarang membawa pulang kenangan yang baik selama berada di sini," harapnya.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi. Para peserta berlaga dalam delapan cabang lomba yang menjadi bagian dari rangkaian kompetisi tingkat nasional tersebut.
Kini, setelah seluruh rangkaian berakhir, Kota Semarang tidak hanya meninggalkan cerita tentang kompetisi, tetapi juga tentang perjumpaan, kebersamaan, dan keramahan yang terjalin selama para kafilah berada di ibu kota Jawa Tengah tersebut.***

0 Komentar